Basabasi

Pengertian dan Fungsi HUb, Repeater dan Bridge

10 Jan 2016 - 01:36 WIB

Sangat penting untuk mengetahui perangkat apa yang menghubungkan sebuah Jaringan. karena jaringan tidak akan terhubung apa bila tidak ada perangkat yang dibutuhkan, ada beberapa jenis perangkat seperti Hub, Repeater, Switch, Bridges, Router dan Gateways.

Meskipun istilah-istilah ini terdengar akrab, tidak banyak dari kita yang tahu tujuan dari menggunakan perangkat ini perbedaan antara perangkat tersebut. Oleh karena itu, sangat penting untuk mengetahui fungsi dasar dari perangkat ini dalam rangka untuk mengetahui perangkat yang akan digunakan untuk tujuan tertentu.

Hub
Suatu perangkat yang memiliki banyak port yang akan menghubungkan beberapa node (komputer) sehingga membentuk suatu jaringan pada topologi star.

Cara Kerja:
Fungsi hub Ketika sebuah paket tiba di salah satu port, paket itu akan disalin ke port-port yang lain di hub. Atau dengan kata lain hub hanya menyalin data ke semua simpul yang terhubung ke hub. Hal ini menyebabkan unjuk kerja jaringan akan lambat.

Hub dengan spesifikasi 10/100Mbps harus berbagi bandwidth dengan masing-masing port. Jadi ketika hanya satu PC yang menggunakan, akan mendapat akses bandwith yang maksimum yang tersedia. Namun, jika beberapa PC beroperasi atau di gunakan pada jaringan tersebut, maka bandwidth akan dibagi kepada semua PC, sehingga akan menurunkan kinerja jaringan

Switch
    Switch bentuknya hampir sama dengan hub.
    Switch atau lebih dikenal dengan istilah LAN Switch merupakan perluasan dari konsep bridge.
Cara Kerja:
    da dua arsitektur dasar yang digunakan yaitu: cut-through dan store and forward.
    Switch cut trough memiliki kelebihan di sisi kecepatan karena ketika sebuah paket datang, switch hanya memperhatikan alamat tujuan sebelum diteruskan ke segmen tujuannya. Sedangkan Switch store and forward merupakan kebalikan dari switch cut-through. Switch ini menerima dan menganalisa seluruh isi paket sebelum meneruskannya ke tujuan dan untuk meneriksa satu paket memerlukan waktu, tetapi ini memungkinkan switch untuk mengetahui adanya kerusakan pada paket dan mencegahnya agar tidak mengganggu jaringan.

    Switch dengan spesifikasi 10/100Mbps akan mengalokasikan 10/100Mbps penuh untuk setiap port nya. Jadi berapapun jumlah computer yang terhubung, pengguna akan selalu memiliki bandwidth penuh.

Bridge


    Berfungsi menghubungkan dua buah LAN yang sejenis, sehingga dapat memiliki satu LAN yang jauh lebih besar dari ketentuan konfigurasi LAN tanpa Bridge.

    Bridge dapat menghubungkan beberapa jaringan terpisah, baik tipe jaringan yang sama maupun berbeda (seperti Ethernet dan Fast Ethernet).

    Bridge dapat menghubungkan dua LAN yang kedua-duanya menggunakan metode transmisi baseband atau broadbrand ataupun LAN dengan baseband dan LAN dengan broadband atau metode akses CSMA/CD dengan token passing dan sebagainya bergantung pada jenis Bridge yang digunakan.

Cara Kerja:

    Bridge memetakan alamat Ethernet dari setiap node atau titik yang ada pada masing-masing segmen jaringan dan hanya memperbolehkan lalulintas data yang diperlukan melintasi bridge. Ketika menerima sebuah paket, bridge menentukan segmen tujuan dan sumber. Jika segmennya sama, paket akan ditolak, dan jika segmennya berbeda, paket paket diteruskan ke segmen tujuan. Dengan demikian bridge juga mencegah pesan rusak agar tidak menyebar keluar dari satu segmen.

    Bridge bekerja pada lapisan physical layer dan data link layer, sehingga akan mempengaruhi unjuk kerja LAN bila sering terjadi komunikasi sistem yang berada di LAN yang berbeda yang terhubung oleh Bridge.

Router


Berfungsi agar data sampai ke tempat tujuan pada jaringan sesuai yang dikehendaki.

Cara Kerja:

    Router bekerja dengan cara yang mirip dengan switch dan bridge. Perbedaannya, router merupakan penyaring atau filter lalu lintas data. Penyaringan dilakukan dengan menggunakan protocol tertentu. Router pada dasarnya merupakan piranti pembagi jaringan secara logical bukan fisikal.

    Router dapat memilih jalan alternatif yang terbaik (rute terbaik untuk transportasi data.), bila memang ada beberapa jalan untuk mencapai tujuan atau bila salah satu jalan ke tempat tujuan terputus karena sesuatu hal.

    Router bekerja pada lapisan physical, data link dan network layer, sehingga tidak dapat digunakan sembarangan.

    Router umumnya paling tidak terhubung ke dua jaringan., dua LAN atau WAN ke LAN dan jaringan dari ISP ( Internet Service Provider). Beberapa modem DSL dan cable modem juga memiliki fungsi router yang terintegrasi ke dalamnya sehingga memungkinkan beberapa computer membentuk jaringan dan langsung terhubung ke internet.

    Apabila hub, bridge dan switch merupakan networking device maka router merupakan internetworking device.

Pengertian Repeater


Repeater adalah suatu alat yang berfungsi memperluas jangkauan sinyal WIFI yang belum tercover oleh sinyal dari server agar bisa menangkap sinyal WIFI. Perangkat Repeater harus 2 alat, yakni untuk menerima sinyal dari server (CLIENT) dan untuk menyebarkan lagi sinyal Wifi (accespoint)

Fungsi Repeater

    Untuk mengover daerah-daerah yang lemah sinyal dari Server (pemancar)

    Untuk memperjauh sinyal dari Server (pemancar)

    Untuk mempermudah akses sinyal Wifi dari Server

perangkat keras komputer pengertian sistem operasi fungsi sistem operasi sejarah sistem operasi windows cara aktivasi windows 7 cara daftar wifi id pengertian router perbedaan ram dan rom pengertian hub dan fungsinya pengertian bios pengertian printer pengertian kelas maya pengertian dan fungsi switch perangkat lunak untuk akses internet


TAGS   komputer /


Author

Recent Post

Recent Comments

Categories

Archive